Jumat, 15 Agustus 2008

Tweak the Signal beybeh... [for GSM]

Meskpin blom punya gearnya... tapi "gapapa" deh saia bahas mengenai tweaking 3G/HSDPA signal

tulisan ini saya ambil dari wikipedia opensource dari telkomspeedy

Sumber: Onno W. Purbo

Hal yang paling sering membuat pusing kepala adalah sinyal yang pas-pasan apalagi di lokasi yang kurang menguntungkan. Salah satu solusi yang mungkin akan dapat menolong menaikan sinyal 3G adalah menggunakan antenna wajanbolic & bazoka seperti yang terjadi di pengguna WiFi di 2.4GHz. Pada kesempatan ini akan di jelaskan disain dari wajanbolic & bazoka 3G yang sederhana menggunakan teknik yang di kembangkan oleh wajanbolic e-goen di 2.4GHz.

Dalam merancang antenna wajanbolic, kita harus mengetahui frekuensi yang digunakan untuk operasi 3G. Informasi yang ada di saya, frekuensi yang digunakan antara lain adalah

Uplink  1945 - 1950 MHz
Downlink 2135 - 2140 Mhz

Antenna wajanbolic 3G harus ditune untuk dapat beresonansi di frekuensi uplink yaitu 1.95GHz.

Detail teknik perhitungan wajanbolic 3G dapat di baca di Internet melalui situs http://opensource.telkomspeedy.com/speedyorari/index.php?dir=orari-diklat/teknik/2.4ghz.

Peralatan kunci yang digunakan untuk antenna wajanbolic e-goen & bazoka 3G adalah modem USB 3G. Modem USB 3G ini yang dimasukan ke

dalam antenna yang kita buat nantinya. Saya menggunak

an modem USB 3G GlobeSurfer iCON 7.2 yang saya peroleh dari MLW Telecom (http://www.mlwtelecom.com).


Perhitungan Wajanbolic 3G

Konfigurasi wajanbolic 3G tampak pada gambar. Kunci utama wajanbolic 3G adalah digunakannya USB 3G yang dimasukan ke dalam pralon. Hasil perhitungan yang ada menunjukan bahwa diameter meminimal agar pipa pralon yang digunakan dapat beresonansi di frekuensi 1.95GHz harus minimal 9.5cm. Sayangnya, kebanyakan pralon 3” biasanya mempunyai diameter 9cm, jadi kita tidak mungkin menggunakan pralon 3”. Ukuran pipa pralon yang paling dekat adalah pipa pralon 4” yang rata-rata sekitar 11cm diameter-nya dan ini masih memenuhi syarat untuk dapat beresonansi pada frekuensi 1.95GHz.

Dimensi / ukuran yang di peroleh untuk antenna wajanbolic e-goen untuk 3G menggunakan wajan 51 cm yang ada di rumah saya adalah sebagai berikut,

Dw (Diameter Wajan) 51 cm
dw (Kedalaman Wajan) 14.9 cm
fw (fokus Wajan) 10.9 cm
D (Diameter Pralon) 10.9 cm
L (Panjang Lakban Al.) 25 cm
S (Lokasi USB Modem) 6.9 cm

Total panjang pralon adalah L + fw atau 35.9 cm. Perkiraan penguatan antenna wajanbolic e-goen para frekuensi 1.95GHz adalah sekitar 16 dBi cukup besar untuk menembak Base Station 3G pada jarak 2-3 km.

Tampilan perhitungan menggunakan spread sheet yang saya buat dan dapat anda ambil di situs DIKLAT ORARI http://opensource.telkomspeedy.com/speedyorari/index.php?dir=orari-diklat/teknik/2.4ghz tampak pada gambar berikut.

Gambar perhitungan panjang lakban aluminium dan lokasi tempat USB modem di letakan.

Tampilan pada saat perhitungan fokus wajan, penguatan antenna wajanbolic maupun lebar beam dari antenna wajan yang ternyata hanya sekitar 21 derajat saja. Gain yang akan di peroleh dengan antenna wajanbolic ini adalah sekitar 16dBi termasuk besar untuk sebuah antenna buatan sendiri.

Bagi anda yang berminat untuk melakukan perhitungan dan mengerti rumus yang digunakan sangat di sarankan untuk membaca-baca material yang ada di situs Folder 2.4ghz di DIKLAT ORARI http://opensource.telkomspeedy.com/speedyorari/index.php?dir=orari-diklat/teknik/2.4ghz.


Pembuatan Wajanbolic 3G


Ukuran Wajanbolic e-goen untuk 3G terlihat pada gambar. Dimensi yang berubah dan harus dihitung adalah “fw” yang merupakan fokus wajan yang dapat dihitung menggunakan rumus Dw * Dw / 16 dw. Proses pembuatan wajanbolic e-goen 3G sangat sederhana sekali melalui langkah-langkah berikut.

Langkah 1, potong pipa pralon 4” sesuai dengan perhitungan yang telah dilakukan. Beri tanda pada lokasi batas lakban aluminium dan juga lokasi untuk membuat lubang untuk memasukan USB modem 3G. Lokasi lubang modem USB 3G berada pada jarak 6.8cm dari belakang pipa pralon. Bor lubang untuk USB modem dan kerik menggunakan cutter agar USB dapat masuk ke lubang yang tersedia.

Langkah 2. Siapkan dop pralon 4” yang akan ditutupkan ke pipa pralon. Beri lakban aluminium pada dop pralon. Pastikan ada sedikit lakban aluminium di pinggir-nya supaya aluminium-nya nanti bersentuhan dengan aluminium yang ada pada badan pipa pralon.

Langkah 3. Beri lakban aluminium pada badan pipa pralon sampai 25 cm dari ujung. Lubangi menggunakan cutter lokasi tempat masuknya USB modem pada jarak 6.8cm dari ujung. Tutupkan dop pralon 4” yang kita beri lakban pada pipa pralon.

Langkah 4. Lubangi penggorengan dan dop pralon yang ke dua di tengah-nya. Pasang dop pralon ke wajan menggunakan mur dan baut.

Selesai sudah pembuatan antenna wajanbolic e-goen untuk 3G & membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan itu semua.


Pembuatan Antenna Bazoka 3G


Perhitungan antenna bazoka 3G sebetulnya merupakan sebagian dari antenna wajanbolic e-goen. Intinya kita menggunakan seluruh pipa pralon 4” yang panjangnya harus lebih dari 23 cm. Untuk memudahkan saya menggunakan panjang pipa pralon 40cm, anda dapat saya menggunakan pipa pralon yang lebih dari 40cm untuk memperoleh hasil yang lebih baik. USB modem 3G di letakan pada posisi 6.8cm dari belakang pipa pralon yang nantinya ditutup menggunakan dop pralon yang di beri aluminium lakban.

Langkah pembuatan antenna bazoka 3G sangat sederhana sekali & dapat kita lihat sebagai berikut.

Langkah 1. Potong pipa pralon 4” sepanjang 40 cm. Lubangi pipa pralon pada posisi 6.8cm untuk memasukan USB modem 3G. Gunakan cutter pada lubang USB untuk memastikan bahwa modem USB 3G dapat kita masukan ke lubang USB di pipa pralon. Lapisi seluruh permukaan pipa pralon menggunakan lakban aluminium.

Langkah 2. Lubangi lakban aluminium pada posisi 6.8cm tempat USB modem 3G akan di masukan. Lapisi pinggiran lubang USB modem 3G dengan lakban aluminium agar nantinya ground USB modem 3G akan bersentuhan dengan lakban aluminium.

Langkah 3. Bor dop pralon di tengah-tengah. Pastikan mur & sekrup dapat masuk ke dalamnya. Mur & sekrup nantinya digunakan untuk memasang antenna bazoka ke tower. Lapisi dop pralon dengan lakban alumium. Pastikan di sisi pinggiran dop ada cukup lakban aluminium agar nantinya tersambung ke aluminium yang ada di badan pipa pralon.

Selesai sudah pembuatan antenna bazoka 3G yang sangat sederhana sekali pembuatannya dan kemungkinan salahnya sangat sedikit.

Pengukuran Wajanbolic e-goen Dan Bazoka 3G


Pelajaran yang saya dapet dalam pengukuran antenna wajanbolic e-goen dan bazoka 3G bahwa antenna-antenna ini mempunyai sudut arah yang sangat sempit. Kita harus tahu betul dimana lokasi base station 3G yang kita arah. Kesalahan mengarahkan antenna akan menyebabkan sinyal drop dan kecepatan juga akan drop.

Secara umum hasi pengukuran yang saya lakukan tidak berbeda jauh hasilnya antara antenna wajanbolic e-goen dan bazoka 3G. Hanya saja, sepertinya antenna bazoka 3G lebih sensitif terhadap arah kesalahan dalam mengarahkan antenna akan berakibat lebih fatal.

Lokasi pengukuran kecepatan saya lakukan di rumah saya sekitaran kemayoran dengan antenna yang di arahkan ke base station HDSPA XL yang jaraknya sekitar 2-3 km dari lokasi rumah saya.

Hasil pengukuran sinyal HSDPA yang diterima oleh Modem USB GlobeSurfer iCON 7.2 tanpa menggunakan antenna tambahan adalah 15. Jika kita hanya tersambung ke jaringan 3G XL (UMTS) sinyal yang di peroleh akan lebih besar di saya mencapai 19. Yang menarik, dengan sinyal yang relatif tidak besar tersebut kita masih dapat tersambung ke jaringan HSDPA XL.

Mengukuran kecepatan menunjukan kecepatan yang lumayan besar sekitar 400Kbps downstream dan 60Kbbps upstream. Kecepatan ini akan bervariasi tergantung kondisi jaringan dan kepadatan pengguna 3G. Kadangkala kalau sedang untung, saya bisa dapat hampir 1Mbps dari HSDPA tanpa antenna tambahan.

Setelah di tambahkan antenna wajanbolic maupun antenna bazoka, tampaknya sinyal yang di terima naik lumayan tinggi mencapai

Dengan di tambahkan antenna bazooka maupun antenna wajanbolic e-goen, sinyal HSDPA yang awalnya hanya sekitar 15 akan naik drastis menjadi 23. Suatu kenaikan yang lumayan tinggi. Perhatikan pada kekuatan sinyal 23 tersebut, sambungan ke XL masih HSDPA bukan 3G (UMTS). Artinya kita dapat bekerja pada kecepatan tinggi sekali.

Hasil pengukuran kecepatan melalui SpeedTest http://www.speedtest.net menggunakan wajanbolic e-goen maupun antenna bazoka menunjukan kecepatan HSDPA yang lumayan pada kecepatan 800-900Kbps tergantung ke stabilan arah antenna. pada beberapa kesempatan saya melihat peak kecepatan mencapai 1 Mbps.


Dah keliatan tuh... naiknya signal strength dari 15dB ke 23dB... ya lumayan lah dari pada Download terganggu... ato pulsa kesedot gara drop ke level GPRS... (ooppss... kok ngomongin pulsa ya? kekeke)

Kamis, 14 Agustus 2008

WiFiku sayang... WiFiku malang

Dah dua hari kegiatanku disibukan dengan utak-atik Wifi... secara satu-satunya koneksi internet saia... dan mumpung ada satu lagi Access Point yang oblong2. Tapi kalo diliat dari kualitas signalnya... huaaaaa :(( rada menyedihkan... kirasan 15%. Padahal throughput-nya sampe 70KB

Berawal hari Rabu kemarin, pengennya dapet gain kisaran 20dB... bela2in lobangin reflektor punya ASTRO dengan diameter 70cm. Dengan susah payah ngelobangin dan putar orak untuk masang feeder USB wiFi, akhirnya jadi juga... eh kok malah ngga ada signal sama sekali!

@*#@($*&*@($ aaaakkkh... sial banget, malah drop signal strength nya. Ya udah deh, terpaksa puasa ngenet sehari... toh listrik lagi giliran padam

Dan hari ini.... balik lagi ke wajan diameter 31cm, tapi kali ini dengan desain feeder antena kaleng. Still yakin bakal dapet kualitas signal yang bagus... eh malah AP andalan malah cuman 15%. huaaaaaaaa... bakalan puasa inet lagi neh. Tapi berhubung masih pagi dan fresh... bulatkan tekat untuk "back to basic design" dengan USB langsung menjadi feedernya, lalu wardrive dengan laptop kesayangan... lho kok malah ngga ada signal sama sekali... (biasanya USB tersebut nancep di PC)
wah... dah shock banget... apa rusak ya tuh WiFi usbstick... lalu selidik punya selidik, trial and error... huahahahah, kuapreeet... ternyata masih di mode USB2.0! Pantes aja USB WiFi kok ngga deteksi signal sama sekali, padahal Wifi buildin lappie saia jadiin umpan. Pas tancepin di PC eh langsung terdeteksi.

Udah yakin bakal dapet signal yang seperti biasa (berharap bisa ngenet normal :D) eh kok malah kecil sekali signal yg didapet... wah sepertinya dah tabrakan sama microwave operator neh... ya udah saia pindah aja tiang ke dekat dinding, yang lumayan LOS meskipun ngga Clear.

aarrrgggghhhh... tetep aja signalnya menyedihkan dan fluktuasi banget... untung aja masih bisa connect dan ngepost ni uneg2

target besok ngulik anten lagi, karena tadi dah persiapan anten dengan desain yang lain dan perthitungan yang lebih... moga2 dapet signal gain sesuai harapan! hidup Gretongers

hehehehe....

Kamis, 07 Agustus 2008

Ciri Pria Berbakat Kaya

Tidak sulit mencari lelaki kaya. Tapi tidak mudah menemukan lelaki yang pantas Anda cintai sekaligus membuat Anda tidak akan jadi “kaum duafa”. Sebelum memutukan menikah dengannya, lihat dulu apakah dia punya 10 dari 15 ciri ini.

1. BEBERAPA REKENING
Lihat apakah kekasih Anda punya rekning bank lebih dari satu. Ini bisa jadi indikasi dia berbakat kaya. Karena, biasanya orang yang punya rekening tabungan dua atau lebih cenderung berusaha mengatur uangnya dengan benar. Lelaki tipe ini memisahkan pos-pos pnghasilannya. Misal, satu rekening digunakan hanya untuk menerima transfer gaji dan belanja, rekening lainnya untuk tabungan.

2. SUKA MENOLONG
Tidak tepat jika orang yang suka menimbun harta, pelit, serta enggan berbagi dan memberi adalah orang yang berbakat kaya. Justru lelaki yang mudah tergerak hatinya dan gampang menolong oranglah yang pantas Anda lirik. Dia adalah tipe orang yang akan relatif mudah hidupnya. Entah bagaimana caranya, Anda berdua akan sangat jarang kesulitan uang. Dan yang terpenting, kenikmatan memberi itu memang tak ada penggantinya.

3. PUNYA CITA-CITA
Jangan harap Si Dia berbakat kaya jika hidupnya dialirkan bagai sungai, entah hendak bermuara di mana. Lelaki yang berbakat kaya selalu punya rencana besar dalam hidupnya. Ada sesuatu di masa depan yang hendak diraihnya. Untuk itu, dia akan punya rencana jangka pendek dan menengah untuk mencapai cita-citanya. Dalam bercita-cita, dia tidak takut ada mmpi yang tampaknya mustahil.

4. TAK BERHOBI SPESIFIK
Lelaki yang punya hobi spesifik cenderung menghabiskan uangnya untuk hobinya. Ini juga berlaku untuk lelaki yang hobi berbelanja. Tentu saja ada orang yang punya hobi spesifik punya urat kaya. Namun, toh tidak semua orang punya nasib bisa kaya begitu saja. Lelaki yang tidak punya hobi spesifik biasanya akan mengeluarkan uangnya untuk berbelanja berdasarkan mood. Dia cenderung merasa tidak punya kebutuhan spesifik, sehingga enggan membeli seusatu.

5. BUTA HARGA
Dia tidak tahu persis apa bedanya barang mahal atau murah. Buatnya, kemeja ya kemeja. Bentuknya seperti itu, ada ukurannya yang pas dan pantas dipakai ke kantor. Lelaki seperti ini tidak akan bermasalah dengan kemeja murahnya.

6. HIDUNG BISNIS
Apakah Anda pernah mendengar dia mengatakan (kurang lebih), “Ini bisa jadi peluang bisnis. Bisa dicoba.” Artinya, dia dapat melihat sesuatu, sekecil apa pun, sebagai sebuah peluang bisnis. Tiak banyak orang yang punya kemampuan seperti ini. Jadi, kalau dia kerap melontarkan komentar yang berhubungan dengan peluang bisnis, bisa jadi ia memang berbakat kaya.

7. PEKERJA KERAS
Punya hidung bisnis saja tidak cukup tanpa kerja keras. Ini yang membedakan seorang pemimpi kelas berat dengan pengejar mimpi. Seorang pengejar mimpi akan berusaha sekuatnya untuk mewujudkan cita-citanya. Tentunya itu dengan kerja keras.

8. KEAHLIAN KHUSUS
Perhatikan deh apakah Si Dia punya satu atau dua keahlian khusus. Misalnya, dia menguasai komputer dengan baik, pandai melobi, atau apa pun. Kemampuan khusus ini bisa jadi modal dia dalam menjalani hidupnya. Lelaki tipe ini cenderung survive dalam hidupnya.

9. BANYAK TEMAN
Temannya ada di mana-mana. Tidak hanya mantan teman-teman SMA, kuliah, atau kantor. Tapi juga dari komunitas lain, yang mungkin Anda tidak pernah duga sebelumnya. Orang yang banyak teman bisa diartikan punya networking yang cukup luas sehingga ditaruh di mana pun dia akan bisa hidup (dengan baik).

10. MEMELIHARA PERTEMANAN
Kadang Anda jengkel karena dia rajin menelepon atau SMS yang tidak penting ke teman-temannya. Just say hello saja bisa berkepanjangan. Mestinya Anda tidak perlu kesal karena ini adalah caranya untuk memelihara pertemanan. Orang boleh punya banyak teman, tapi jika dia tidak bisa memeliharanya, maka sia-sia saja.

11. MUDAH BERTEMAN
Hanya orang yang menyenangkan yang mudah berteman. Pergi ke tempat baru mana pun, dia bisa dengan mudah punya teman ngobrol. Ini menandakan dia orang yang terbuka, punya sense of humor, dan berwawasan cukup luas. Orang-orang seperti ini biasanya tidak sulit beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk jenis pekerjaan baru. Sehingga dia tidak perlu khawatir tidak punya pekerjaan yang baik.

12. PERCAYA DIRI
Dia tahu persis apa kelebihan dan kekurangannya, dan percaya orang lain pun begitu. Sehingga, dia tidak gentar ketika berinteraksi dengan orang lain, atau diharuskan melakukan sesuatu yang baru. Termasuk dia percaya bahwa dia bisa hidup layak hari ini atau esok lusa, bersama Anda.

13. FOKUS
Dalam melakukan apa pun, dia fokus. Perhatiannya tidak mudah terceraikan oleh hal lain. Orang yang fokus biasanya punya tanggung jawab yang baik. Ini berhubungan dengan bagaimana dia berusaha mencapai cita-citanya, menyelesaikan pekerjaannya, dan serius membangun hidup bersama Anda.

14. OPTIMIS
Hampir tidak pernah Anda mendengar, “Ah, susah”, Enggak bisa”, “Mustahil aku bisa melakukannya”, “Malas ah”, dan yang sejenisnya. Lelaki pesimis akan sulit survive dalam hidupnya. Keoptimisan bisa membuat seseorang mampu melakukan sesuatu yang secara hitungan di atas kertas sulit.

15. SEHAT
Lelaki penyakitan akan lebih banyak menghabiskan waktunya dengan tidak melakukan apa-apa.. Belum lagi ongkos dokter dan rumah sakit yang makin tidak masuk akal mahalnya. Uang Anda berdua bakal habis di sini. Selain itu, orang yang sehat akan bisa berpikir dengan lebih sehat.

Jangan pernah terjebak pada penampilan luar dan mulutnya yang bilang, “Hidupmu terjamin sampai kapan pun Sayang.” Karena, yang terpenting Anda merasa nyaman hidup dengannya, dia bisa membuat hidup Anda berarti dan Anda bisa tertawa bersamanya.
Candra Widanarko

Source : kompas.com

Internet gratis?

Sapa yang ngga kenal dengan istilah internet? Sampe anak SD sudah mengenal yg namanya internet. Namun seiring perkembangannya sekarang, ngga jamannya lagi kita berselancar ato browsing ato istilah kerennya "NGENET" di rental/warnet!

HARE GENEN MASIH NGENET DI WARNET? ahahahaha dah ga jamannya lagi

Sekarang jamanna akses internet mobile, kapan saja dan dimana saja! Koneksi internet dapat diperoleh dari kecepatan sekelas GPRS, 3G hingg HSDPA

mau tau trik gratisanya? kunjungi/daftar di Cyberphreaking

Guitar Players Can Learn To Play The Piano In No Time Flat

If you're a guitar player who desires to learn the piano, you're already ahead of the game. You can transfer your knowledge of chords and chord patterns to the keyboard. This means you could be playing a tune at the piano in no time. That's because chords are chords, no matter what instrument they are played on.

The composition of chords is the same whether you apply them to a guitar or a piano. The only difference is where the application takes place. On a piano, you use black and white keys on the keyboard to form different chords. It's akin to pressing strings to form chords on the fret board of a guitar. You press certain strings at certain fret positions to get a certain chord sound.

Guitarists can learn the piano rapidly because they already understand chord patterns. Some guitarists know chord patterns as written musical notation; others know these patterns by sound. Some know both methods. A guitarist who can read chord patterns, written using proper music notation, will be able to read a chord pattern on sheet music whether its for guitar or piano. All the guitarist has to do is learn the keys of the piano and then play the written music at the keys.

Someone who does not know how to read music must first learn the written form. Then he or she must learn the keyboard keys before putting the two together to play. A guitarist saves time by already knowing the written element.

What about guitarists who cannot read music, but play by ear? It is still easier for them to learn the piano because they have an ear for chord sounds. Those new to music must tune their ear to the sound of chords. They cannot usually just sit at a piano and say, "I'm going to play a C Major Triad." They must first understand what comprises this triad. When they play it, they must know whether the sound is right.

Guitarists who understand chord construction and know a chord's sound when they hear it are further ahead. When they locate the appropriate keys at the piano and play the chord, they know by the sound whether they've played it correctly. This is because they've heard the chord maGuitar Players Can Learn To Play The Piano In No Time Flatny times before on the guitar. The chord will sound the same only with the piano's characteristic sound underpinning it.

Guitarists will also learn to experiment and improvise on a piano faster than one who has never played another instrument before. Guitarists constantly manipulate chords, always trying new voicings and chord combinations. When they undertake piano study, they will do the same. Since they already know the theory and architecture of chords, and the scale notes they are born of, they can begin manipulating them at the keyboard immediately. There is no need to learn the reasons behind what they are doing.

The guitar and the piano have much in common when it comes to playing chords. If you know guitar chords, you will not find the piano an intimidating instrument. You will find it's another vehicle for your musical creativity: one you already know something about.

Learn How to Draw - Top 20 Drawing Tips for Beginners

Learning any new form of art is always a challenge, and as a beginner, I am certain you have many questions about drawing. We all need a helping hand when just starting out, so I put together this list of handy tips to help you on your way to becoming a better artist.. I hope you enjoy!

1 - If at all possible, always draw from life and not photographs.

2 - When drawing, less is sometimes better. Do not attempt to draw every line and detail that you see or you will give your viewer too much information to absorb.

3 - Do not try and get all of the information in your drawing completed at one sitting. Drawing is a process. Layout the general idea of your drawing and then slowly add in your details.

4 - Do not be overly judgmental about your drawing before it is completed. This may cause you to become discouraged and give up.

5 - Do not take on subjects that are too complicated at first. This will certainly cause you to become discouraged if the drawing isn't as good as you expected it to be. Start with simple subjects that you know you can complete and then progress to more complicated ones.

6 - Forget everything you already know about a particular subject before you start drawing it. Draw what you see in front of you and not what you know already about that subject.

7 - Make sure you have excellent lighting. Nothing is more frustrating to an artist than poor lighting. If you can't see you can't draw. If you do not have a well lit room with natural sunlight to work in, then check your local art supply store or search online for full spectrum lighting products that mimic natural sunlight.

8 - Get yourself a pad of newsprint paper. Its very cheap and great for practice and doing preliminary sketches.

9 - Keep your pencils sharp. There are drawing techniques that require a blunt pencil point , but for the most part, you should keep your pencil points sharpened.

10 - Vary the weight of your lines. Use a variety of different lines in your drawing by pressing harder or by lifting your pencil. This may seem like an obvious thing, but when an artist becomes deeply focused in a drawing, they can sometimes forget to use this simple technique.

11- Keep a sketchbook with you wherever you go. Whenever you have a free moment, practice your drawing. It doesn't matter if the subject is a light post, an insect or a garbage pail. The more often you draw, the more observant you will become.

12 - Do not over use smudging and blending techniques to achieve values in your drawings.

13 - Never throw out any of your drawings. Keep a neat portfolio of everything you draw. This is an excellent way to see your progress over time.

14 - Avoid looking at your drawing too often. Make sure you are constantly focusing on the subject and only glancing at your drawing. By doing so, you won't constantly judge your drawing, or think something is wrong or out of place. Focus on the subject and draw what you see.

15 - How to hold your drawing instrument - Hold your pencil in a way that is most comfortable for you. Some hold the pencil just as you would hold a pen or pencil if you were writing. Others hold a pencil with the pencil between the thumb and index finger, with the rest of the pencil resting under the palm of your hand. Whichever method you use for holding your pencil, make certain that you do not hold the pencil too tightly.

16 - Practice the contour drawing technique - This very basic technique is simply drawing the outline of your subject without any shading to indicate form.

17 - Practice the hatching technique - This drawing technique uses a series of parallel lines drawn close together, in the same direction, which gives the appearance of value.

18 - Practice tonal or value drawing - In this approach to drawing we are indicating the various changes of light and shade in our picture without the use of strong edges and lines.

19 - Practice the blind contour drawing technique - Similar to contour drawing, only you do not look at the paper. The point of this exercise is to force you to better observe what it is you are drawing. You should have no concern over the outcome of your drawing so it is important not to peek.

20 - Practice the upside down drawing technique - Drawing upside down is a wonderful exercise to awaken the right side of your brain. When you turn an image upside down, you are making it somewhat abstract and unrecognizable. This forces you to draw what you see as opposed to relying on your memory to draw something.

How to Play Chords On The Piano

by: Duane Shinn
One of the most important aspects of any pianist's repertoire is the understanding of how to play chords. To play chords, you must learn some simple theory. To make it easier, you'll mainly be playing the white keys.

Look at the white keys on the keyboard and find a C. If you don't know how to find a C, then look at the sets of black keys. The black keys are grouped two ways: in a set of two or a set of three. Find a set of two black keys and move to the white key immediately to the left. This is a C. Now that you've found a C, learning how to play chords comes easy.

To begin learning how to play chords, start with the C chord. Hold the thumb of your right hand on C. Now skip the next white key and put your middle finger on the white key after that. This is an E. Holding those two fingers in place, skip the next white key and play the white key after that with your pinky. This is G. Play all three of these notes at the same time and you'll have created a C chord. Learning how to play chords is that simple.

By holding your hand in this position and moving it up and down the white keys, you'll be able to play chords in the key of C. Just remember the basic pattern: play a white key, skip one, play the next, skip, and play the next key. Move to the right with your fingers in this shape and you'll be playing D minor, E minor, F, G, A minor and B diminished. A whole world of chord progressions is already at your fingertips. Play chords and hear the differences in each. You may even start to hear songs that you know and love by playing chords in this key.

Another way to learn how to play chords is to number the keys. Starting at C, number the white keys up to seven. C is one, D is two, E is three, etc. When you reach the number seven, start over at one. Now that you have each white key numbered, you understand the relationship between each note. A C chord is numbered 1-3-5. These are called the chord tones. A Cmaj7 is 1-3-5-7, while a C7 is 1-3-5-b7. The flat indicates a black key, at least when you're playing in the key of C.

To make a minor chord, start at C and play the following tones: 1-b3-5. This will be C, Eb and G. Your thumb is on C; your middle finger is on the black key just to the left of E; and your pinky is on G. Congratulations! You've learned how to play the C minor chord.

Sabtu, 02 Agustus 2008

PTC

check this >>> one out